12 Jenis Beasiswa yang Perlu Kamu Ketahui

Beasiswa menjadi salah satu cara untuk bisa melanjutkan ke pendidikan lebih tinggi dengan biaya lebih ringan atau bahkan bebas biaya sama sekali.

Saat ini ada banyak beasiswa yang ditawarkan dari berbagai sumber. Informasi penting seputar beasiswa yang perlu kamu tahu tidak hanya melulu soal nominal. Banyak informasi penting dan perlu diketahui, seperti kriteria, lokasi, periode, sampai syarat-syarat, dan ketentuan untuk mendaftarkan diri pada program beasiswa tersebut.

Informasi ini penting agar kamu dapat memilih beasiswa yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang kamu miliki. Nah, berikut informasi diberikan Rencanamu.id terkait berbagai macam jenis beasiswa yang perlu kamu ketahui:

Berdasarkan cakupan

1. Beasiswa penuh

Tidak hanya menutupi biaya pendidikan, beasiswa penuh juga menyediakan pendanaan untuk kebutuhan pendukung lain yang digunakan penerima selama masa studi berlangsung, seperti biaya hidup, biaya perjalanan, akomodasi, asuransi, sampai sarana dan prasarana pendukung belajar.

Bahkan, ada beasiswa penuh yang mendukung pembiayaan hidup keluarga penerima beasiswa.

2. Beasiswa parsial

Dari namanya, bisa kita simpulkan beasiswa parsial hanya menanggung sebagian dari total biaya yang kamu butuhkan selama melanjutkan masa studi dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Pemberi beasiswa (disebut juga dengan sponsor) akan menutupi biaya studi prioritas yang enggak bisa kamu tanggung. Pada umumnya, beasiswa parsial yang diberikan sponsor bisa dalam bentuk biaya kuliah atau akomodasi saja atau bahkan berbentuk short course.

Berdasarkan pendonor

3. Beasiswa pemerintah

Pemerintah sering kali menawarkan berbagai macam jenis beasiswa yang dapat diikuti. Berbagai departemen dan lembaga pemerintahan menyediakan berbagai beasiswa yang tidak hanya bisa diikuti karyawan departemen tersebut.

Beberapa contoh beasiswa pemerintah populer ialah beasiswa Departemen Keuangan (LPDP), beasiswa Bappenas, dan beasiswa LIPI.

4. Beasiswa swasta

Beasiswa dari pihak swasta ini biasanya disediakan institusi berupa perusahaan besar atau korporat. Mayoritas beasiswa ditawarkan berupa bentuk program corporate social responsibility (CSR) perusahaan.

Jenis beasiswa biasanya menyesuaikan dengan jenis bidang studi yang berkaitan dengan bidang industri perusahaan itu sendiri.

Baca Juga: Beasiswa Program iB SMA dari Australian Independent School

5. Beasiswa internasional

Program beasiswa dari negara maju merupakan salah satu bentuk kerja sama eksklusif dari negara maju dengan negara berkembang dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan sosial.

Selain untuk memfasilitasi para pelajar untuk mendapatkan sarana dan prasarana pendidikan yang lebih baik, beasiswa ini juga bertujuan untuk memperbanyak pusat-pusat penelitian di negara berkembang yang penuh dengan potensi terpendam.

6. Beasiswa organiasi, komunitas, atau yayasan

Kini banyak organisasi, komunitas, atau yayasan bersifat akademik maupun nonakademik yang menawarkan beasiswa pendidikan kepada umum. Program beasiswa ditawarkan pun biasanya selaras dengan nilai-nilai yang dijunjung organisasi/komunitas/yayasan tersebut.

Sebagai contoh, beasiswa Yayasan Orbit Hasri Ainun Habibie merupakan komitmen dari Ibu Ainun untuk memfasilitasi anak-anak Indonesia berprestasi tetapi terkendala biaya untuk mengejar ilmu setinggi-tingginya.

7. Beasiswa perguruan tinggi

Sebagai salah satu institusi penyedia pendidikan tingkat lanjut, perguruan tinggi pun memiliki berbagai bantuan dana akademik.

Selain ditujukan bagi para mahasiswanya sendiri, ada juga beasiswa yang ditujukan bagi mahasiswa luar perguruan tinggi bahkan luar negaranya sendiri. Bentuknya pun bisa bermacam-macam, dari beasiswa bidang studi, beasiswa olahraga, sampai program pertukaran pelajar.

Berdasarkan bentuk pembiayaan

8. Beasiswa penghargaan

Beasiswa diberikan kepada kamu yang memiliki prestasi atau pencapaian akademik luar biasa. Indikatornya adalah indeks prestasi kumulatif atau rata-rata nilai akademik bagi yang masih di bangku sekolah.

Tidak hanya capaian akademik, pelajar dan mahasiswa yang aktif dalam berbagai kegiatan nonakademik sering kali juga menjadi salah satu syarat pertimbangan untuk bisa mendapatkan jenis beasiswa ini.

9. Beasiswa bantuan

Beasiswa bantuan diberikan kepada pelajar atau mahasiswa kurang mampu secara ekonomi, tetapi memiliki prestasi akademik gemilang sehingga dianggap layak melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Penilaian finansial calon penerima beasiswa ini adalah pendapatan orangtua, jumlah saudara kandung, biaya hidup, sampai lingkungan tempat tinggal.

10. Beasiswa penelitian

Beasiswa penelitian menawarkan pendanaan bagi penerimanya untuk melakukan penelitian terkait bidang studi dijalani. Sumbernya bisa berasal dari universitas, perusahaan, ataupun lembaga pemerintahan yang memiliki proyek penelitian dan membutuhkan tenaga akademis mumpuni.

Jumlah dana dan periode ditawarkan tergantung banyaknya biaya yang dibutuhkan serta lamanya riset atau penelitian tersebut dilakukan.

Baca Juga: Beasiswa s1 s3 di 280 Kampus China Tidak Wajib TOEFL atau IELTS

11. Beasiswa non-akademik

Sekarang banyak lembaya ataupun perguruan tinggi tertentu menyediakan bantuan pendidikan untuk kamu yang memiliki prestasi di luar dunia akademik. Contoh beasiswa olahraga menggratiskan kamu berkuliah di suatu universitas selama dapat mengukir prestasi dan mengharumkan nama universitas dengan bergabung bersama unit olahraga.

12. Beasiswa ikatan dinas

Beasiswa ikatan dinas mensyaratkan penerima “mengikat diri” pada pihak sponsor sebagai hubungan timbal balik yang meguntungkan kedua belah pihak.

Biasanya, jika kamu menyetujui untuk mengambil beasiswa ikatan dinas, kamu diwajibkan bekerja di instansi atau perusahaan sponsor dalam jangka waktu tertentu. Positifnya, sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui.

Sumber: Kompas.com