20 Perguruan Tinggi Jawa Timur Raih Akreditasi A, Ini Daftarnya

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir terus mendorong perguruan tinggi di Indonesia, baik negeri ataupun swasta agar dapat meningkatkan kualitasnya untuk memperoleh akreditasi A.

Menristekdikti mengungkapkan hal ini merespon tantangan dan peran perguruan tinggi dalam menghadapi era industri 4.0.

“Saya mendorong perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitasnya, baik swasta maupun negeri. Hal ini merespon tantangan dan peran perguruan tinggi dalam menghadapi era industri 4.0,” kata Menteri Nasir saat menghadiri Wisuda dan Dies Natalies Universitas Nasional ke-70 di Jakarta Convention Center (22/9/2019).

Menristekdikti menyebutkan, dibandingkan awal masa pemerintahannya terjadi lompatan jumlah perguruan tinggi di Indonesia yang telah meraih akreditasi A.

Ia menyebutkan saat ini sudah ada 96 perguruan tinggi di Indonesia yang telah meraih akreditasi A. Dari jumlah tersebut, berdasarkan data resmi Badan Akreditasi Nasional (BAN-PT) 20 perguruan tinggi di Jawa Timur telah mengantongi akreditasi A.

20 PT akreditasi A di Jawa Timur

Bedasarkan data resmi BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi) terdapat setidaknya 317 perguruan tinggi (PT) telah mendapat akreditasi A-C di wilayah 7 LLDikti (Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi) Jawa Timur.

Dari 317 PT tersebut, 20 di antaranya telah memperoleh akreditasi A. Berikut daftar (berdasarkan abjad) 20 PT Jawa Timur terakreditasi A:

1. Akademi Angkatan Laut Surabaya (Tahun SK 2019)

2. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (Tahun SK 2018)

3. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (Tahun SK 2015)

4. Politeknik Negeri Malang (Tahun SK 2018)

5. Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (Tahun SK 2018)

6. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas Surabaya (Tahun SK 2016)

7. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Tahun SK 2018)

8. Universitas Airlangga (Tahun SK 2018)

9. Universitas Brawijaya (Tahun SK 2018)

10. Universitas Ciputra (Tahun SK 2018)

11. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (Tahun SK 2019)

12. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (Tahun SK 2019)

13. Universitas Jember (Tahun SK 2015)

14. Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (Tahun SK 2016)

15. Universitas Kristen Petra (Tahun SK 2018)

16. Universitas Muhammadiyah Malang (Tahun SK 2017)

17. Universitas Negeri Malang (Tahun SK 2014)

18. Universitas Negeri Surabaya (Tahun SK 2017)

19. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur (Tahun SK 2016)

20. Universitas Surabaya (Tahun SK 2015)

Menristekdikti juga berharap kampus dapat menjadi penggerak inovasi membangun negeri, dan SDM dan IPTEK yang dihasilkan akan menjadi kekayaan yang tidak ternilai menjadi modal bangsa dalam percaturan global di era industri 4.0.

Sumber: Kompas.com

Penulis: Yohanes Enggar Harususilo

Gambar: Kemenristekdikti