5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Pilih Kampus

Ada banyak faktor yang harus diperhatikan sebelum memilih kampus. Tapi, biasanya ada obrolan bahwa pilih kampus itu harus terkenal, bergengsi, atau yang menjadi favorit di lingkungan tempat tinggal.

Namun, memilih kampus atau program studi itu bukan ditentukan karena terkenalnya kampus itu, atau bahkan pilih kampus hanya karena ikut-ikutan teman saja. Tentu hal ini sangat tidak tepat.

Agar kamu tidak salah pilih kampus atau jurusan, sebaiknya memperhatikan 5 hal ini. Apa saja itu?

1. Akreditasi

Sebelum memilih kampus, pastikan sudah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Akreditasi ini dibagi dua, yakni akreditasi kampus (institusi) dan akreditasi program studi (prodi).

Selain untuk melihat kualitas mutu prodi, akreditasi juga dipakai sebagai standar untuk mengeluarkan ijazah. Ijazah bisa dikeluarkan, jika prodi minimal terakreditasi C.

Misalnya nilainya N/A alias tidak punya akreditasi, maka prodi itu tidak boleh menerbitkan ijazah. Kalau menerbitkan, maka ijazah itu tidak diakui pemerintah.

2. Lokasi

Ketika kamu memilih kampus, maka harus disesuaikan dengan lokasi kampus itu sendiri. Apakah dekat dengan rumah, atau memilih lokasi di kota, atau kampus di pinggiran yang tidak ramai.

Jika kamu jadi anak rantau, maka harus minta izin dari orangtua. Kamu juga harus menyesuaikan kemudahan akses, tingkat keamanan, serta sarana dan prasarananya.

3. Biaya studi atau beasiswa

Biaya kuliah tentu tidaklah sedikit, maka semua harus disesuaikan dengan kemampuan orangtua. Jadi, kalau bisa cari kampus yang menyediakan beasiswa. Kalaupun tidak ada maka harus disesuaikan kemampuan orangtua.

Ini juga disesuaikan dengan biaya hidup kamu ketika jadi anak perantau atau anak kos. Maka biaya hidup juga jadi pertimbangan buat kamu sebelum pilih kampus.

4. Lingkungan sosial

Ketika kuliah, kamu sebagai mahasiswa akan dapat ilmu di kampus. Tetapi kamu juga akan dapat ilmu atau pengalaman dari pergaulan sesama teman atau lingkungan sekitar kampus.

Jadi, cobalah cari lingkungan sosial yang baik agar mempengaruhi pengalaman dan pendidikan non akademik yang kamu dapat selama masa kuliah. Sehingga masa kuliahmu akan berkualitas.

5. Organisasi kemahasiswaan

Ilmu di kampus juga bisa didapat dari berorganisasi. Bisa dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) atau organisasi lain yang ada di kampus. Sebisa mungkin, kamu harus ikut berorganisasi sebagai penyalur minat dan bakat.

Ini jadi ajang untuk mengasah soft skill serta mengembangkan karakter. Jadi, pilih kampus yang ada kegiatan organisasi yang baik pula, agar dapat mengembangkan hobi serta prestasi non akademik di masa depan.

Jadi setelah memahami itu semua, kamu bisa mempertimbangkan faktor-faktor apa saja yang pas buat kamu. Bisa pilih kampus terakreditasi A, atau mengutamakan kampus yang hemat biaya, atau pilih kampus yang punya UKM skala nasional, semua tergantung dari pilihanmu.

Sumber: Kompas