5 Strategi Menentukan Pilihan Prodi Pertama dan Kedua di SBMPTN 2020

SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) akan dilaksanakan pada 2–13 Juni 2020.

Jika kamu berkeinginan mengikuti tes SBMPTN sebagai salah satu peryaratan melanjutkan ke perkuliahan, ada perlunya kamu harus memerhatikan pilihan program studi yang akan kamu pilih nantinya.

Aturan main SBMPTN 2020 ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kamu juga perlu menyesuaikan strategi dalam menentukan pilihan program studi nantinya.

Merangkum dari laman Rencanamu.id, berikut cara strategi yang bisa menjadi indikator kamu dalam menentukan pilihan prodi pertama dan kedua pada SBMPTN 2020.

1. Pahami aturan SBMPTN 2020

Pemilihan PTN dan prodi dalam SBMPTN 2020 telah ditentukan sebagai berikut:

a. Setiap siswa diperbolehkan memilih dua program studi pada satu PTN (Perguruan Tinggi Negeri) atau masing-masing satu prodi pada dua PTN dengan ketentuan:

  • Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok Saintek, peserta mengikuti kelompok ujian Saintek.
  • Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok Soshum, peserta mengikuti kelompok ujian Soshum.
  • Jika program studi yang dipilih dari kelompok Saintek dan kelompok Soshum sekaligus, peserta mengikuti kelompok ujian Campuran.

b. Kamu memilih PTN bebas yang tidak harus satu wilayah dengan SMA-mu atau lokasi tesmu.

c. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, urutan pilihan program studi menentukan prioritas kamu.

2. Urutan pilihan sesuai prioritas

Karena untuk urutan pilihan yang sesuai dengan prioritas, maka pilihan pertamamu pada prodi untuk SBMPTN 2020 harus berdasarkan:

  • Prodi yang sangat/paling kamu minati dan kamu memiliki kemampuan yang maksimal pada prodi pilihan tersebut.
  • Prodi yang (perkiraan persaingannya) lebih ketat dibanding pilihan kedua.

3. Pertimbangkan pilihan kedua

Pada pillihan kedua, kamu bisa menentukan prodi pada SBMPTN 2020 berdasarkan:

  • Prodi yang kamu minati juga, namun (opsi) kamu lebih bisa memantapkan kemampuan kamu selain pada pilihan pertama.
  • Persaingan dan nilai masuk (prediksi) lebih longgar/mudah dibandingkan pada pilihan prodi pertama.

4. Miliki rencana pilihan  prodi dari sekarang

Setidaknya hal ini penting untuk kamu perhatikan, agar kamu bisa mempertimbangkan pilihan prodi kamu di perkuliahan.

Ketika kamu kuliah nanti, kamu diwajibkan mengikuti pelajaran sekitar 3-4 tahun, oleh karena itu siapkan matang-matang pilihan jurusa/prodi kamu.

Hal yang bisa membantu kamu dalam menentukan pencocokan prodi yang menjadi minat kamu, kamu bisa melakukan hal berikut:

  • Cari tahu berbagai macam informasi dan pengetahuan mengenai prodi yang sekiranya menjadi salah satu incaran kamu. Namun tidak hanya sekadar incaran, tetapi juga kamu lihat mata kuliah yang akan kamu dapatkan, kampus mana saja yang menyediakan prodi yang kamu incar, akreditas mengenai prodi tersebut, dan prosperk karier lulusan.
  • Kamu bisa berdiskusi dengan orangtua dan guru BK agar kamu bisa mematangkan jurusan/prodi yang akan kamu pilih.
  • Tidak ikut-ikutan teman, pilihlah jurusan/prodi yang sekiranya cocok sesuai dengan minatmu.

5. Evaluasi diri

Evaluasi diri yang dimaksud ialah mengevaluasi teradap mata pelajaran saat di SMA kamu terhadap materi yang mengarah kepada pemilihan prodi kamu di SBMPTN 2020.

Misalnya, jika kamu jago dan mahir pada mata pelajaran Ekonomi, kamu bisa memilih dan memantapkan pilihan kamu yang ada kaitannya dengan Ekonomi.

Jika nilai kamu pada mata pelajaran biologi jeblok, namun kamu maksakan diri untuk memilih Prodi Biologi, akan sulit tentunya kamu mengikuti materi yang akan diujikan berkaitan dengan prodi pilihan Biologi.

Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan sebagai penghalang kamu dalam pemilihan prodi nanti. Asalkan kamu ingin berusaha dan belajar lebih giat dengan memantapkan semua materi-materi, kamu juga bisa berpeluang lolos pada jurusan/prodi pilihan tersebut.

Sumber: Kompas.com