Belajar dari Rumah, Ini Tips Membuat Suasana Rumah Nyaman untuk Membaca

Sejumlah dinas pendidikan di daerah telah mengambil keputusan untuk meniadakan kegiatan belajar tatap muka dan memberlakukan kebijakan belajar dari rumah. Kebijakan tersebut diambil untuk mencegah penularan virus corona di lingkungan sekolah.

Saat belajar dari rumah, peran orangtua menjadi sangat penting. Apalagi banyak tugas dari sekolah salah satunya adalah membaca.

Menghabiskan waktu di rumah, orangtua bisa melakukannya dengan membaca. Namun, membaca tentu membutuhkan suasana yang nyaman.

Berikut tips-tips yang bisa dilakukan orangtua untuk membuat rumah nyaman menjadi tempat membaca seperti dikutip dari KidsHealth.org.

1. Kumpulkan jenis bacaan

Kumpulkan beragam jenis bacaan untuk bahan bacaan anak selama belajar dari rumah. Anak-anak jenjang anak usia dini menyukai buku alfabet dan buku bergambar. Anak-anak usia sekolah dasar menyukai fiksi, nonfiksi, dan puisi, plus kamus dan buku referensi lainnya.

Anak-anak dapat memahami cerita yang mungkin tidak dapat mereka baca sendiri. Jika buku yang lebih menantang menarik minat anak, bacalah bersama. Anak-anak yang lebih kecil dapat melihat ilustrasi di buku-buku dan mengajukan pertanyaan ketika mereka mengikuti.

Orangtua bisa memanfaatkan majalah, buku audio, kartu pos, e-mail, album foto atau lembar memo, koran, buku komik, internet, permainan alfabet di komputer / tablet, huruf alfabet magnet, dan e-book.

2. Pastikan bacaan mudah dijangkau

Simpanlah buku-buku dan mainan edukasi lain di tempat yang mudah dijangkau seperti di samping kursi dan sofa. Dengan demikian, orangtua bisa dapat menjangkau buku dengan mudah begitu ingin membaca bersama anak.

Jika anak sudah masuk ke tingkat SD, simpanlah buku dan majalah yang bisa dengan mudah dijangkau oleh mereka. Orangtua bisa menyimpan di rak atau menyusunnya dengan teratur.

Tempatkanlah beberapa buku dengan sampul yang mudah dikenali. Letakkan keranjang penuh buku dan majalah di tempat favorit anak-anak duduk.

Buatlah tempat duduk yang nyaman, dan dorong anak-anak untuk mengatur waktu baca setiap hari. 

3. Pastikan tempat yang nyaman untuk membaca

Pastikan area membaca di rumah memiliki pencahayaan yang baik. Sering-seringlah menukar buku-buku dan majalah secara berkala agar lebih bervariasi.

Berikanlah buku-buku yang berkaitan dengan topik yang diminati anak-anak minati atau pelajari di sekolah.

Hiasi tempat membaca dengan karya seni atau tulisan anak Anda.

4. Dorong kreativitas

Ajaklah anak-anak untuk mengatur buku, menempel poster, atau membuat kolase dari gambar atau tulisan mereka sendiri di tempat membaca.

Anak-anak biasanya suka membaca hal-hal yang mereka tulis sendiri dan juga menunjukkan hasil kreasi mereka dengan keluarga dan teman. Mintalah anak-anak untuk menceritakan hal-hal yang mereka buat.

5. Pikirkan situasi tempat membaca

Orangtua mesti membatasi hal-hal yang membuat anak-anak terganggu saat membaca. Orangtua bisa membatasi penggunaan TV, komputer, smartphone, tablets, dan video games.

Pastikan anak-anak tetap membaca dengan menyenangkan. Meskipun saat ini teknologi semakin canggih, orangtua bisa memutuskan porsi penggunaan media cetak maupun internet untuk kegiatan membaca.

Membaca e-books tak berarti membatasi waktu untuk beriteraksi. Pastikan untuk tetap berinteraksi dengan anak meskipun format buku bervariasi.

Bacalah buku bersama anak-anak dengan lantang atau ajak anak untuk membaca dari buku dan majalah favorit mereka. Biasakan duduk bersama anak-anak saat membaca buku dan berbagi waktu bersama.

Sumber: Kompas