Cara menyeimbangkan otak kanan dan otak kiri

Anak yang pintar dalam dunia sekolah belum tentu sukses di masa depannya, anak juga harus berorganisasi dengan baik dan benar. Hal itu dapat diperoleh bila otak kanan dan kirinya berjalan dengan seimbang .

Beberapa kebiasaan yang dapat dilakukan antara lain : 

Untuk otak kanan :

  • Melatih kepekaan seni dengan memutarkan musik dinamis di pagi hari dan musik yang lebih tenang disiang hari.
  • Merangsang kemampuan mengontrol diri dan melatih stabilitias emosi anak, misalnya dengan memberikan pengertian pada anak saat keinginannya ditolak atau gagal dalam mencapai sesuatu. 
  • Gunakan alat peraga untuk mengoptimalkan panca indera.
  • Melatih kepekaan rasa makanan dan memilih makanan yang disukai atau tidak disukai dengan mengajak menyiapkan makan bersama .
  • Mengajak anak untuk melakukan kegiatan yang banyak gerak fisik, contohnya : bersepeda, berlari – lari dan berenang.

Untuk Otak Kiri :

  • Bacakan cerita yang bermanfaat dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar.
  • Melatih daya ingat dan logika berpikir, diantaranya dengan cara :
    • Meminta anak mengulang membaca, kemudian melakukan tanya jawab dengan demikian anak dibiasakan untuk berpikir dan mengingatkan apa yang baru dipelajarinya.
    • Sesekali orang tua membaca dan anak mendengarkan, kemudian anak ditanyai tentang materi yang baru didengarnya, untuk membiasakan dan memahami materi baru.
    • Bermain tebak – tebakan bentuk dan warna sambil makan atau menonton televisi, sehingga anak bisa belajar dalam suasa gembira. 
    • Mengajak anak bermain dan mengamati, lalu kita ajak berbincang – bincang mulai dari masalah yang sederhana sampai dengan masalah yang rumit. Misalnya mengajak anak mengamati gunung, pantai dan lain – lain.
  • Membiasakan anak bertindak rapi dan disiplin, misalnya membiasakan anak meletakkan sepatu di lemari sepatu.

Latihan tersebut sebaiknya dilakukan orang tua secara berkesinambungan agar otak kiri dan kanan anak berkembang secara optimal dan selamat mencoba.