Hard Skill dan Soft Skill: Lebih Penting Mana?

Halo guys! Bagaimana nih kabar kalian saat ini?

Jika saat ini kalian baru saja lulus sekolah menengah atau menyandang gelar freshgraduate dan sedang mempersiapkan Curriculum Vitae (CV) untuk menuju dunia kerja, tentu kalian tidak asing dengan istilah hardskill dan softskill kan?

Hardskill dan soft skill menjadi salah satu poin penting yang harus dicantumkan saat melamar suatu pekerjaan dalam sebuah CV loh guys! Namun, tak jarang kita masih bingung membedakan dan mengetahui hard skill dan soft skill yang kita miliki selama ini.

Nah, sebenarnya apa sih hard skill atau soft skill itu? Apa perbedaannya dan mengapa kita harus menuliskannya dalam CV? Yuk baca informasi selengkapnya di bawah ini!

Apa itu Hard Skill dan Soft Skill?

Hard Skill

Hard skill merupakan keterampilan yang dimiliki oleh seseorang atau dengan kata lain, hard skill adalah kemampuan yang dapat dilihat dan dinilai oleh seseorang. Sebagai contoh, seseorang memiliki keterampilan untuk mendesain poster menggunakan software Adobe Illustrator. Maka, hal tersebut dapat digolongkan sebagai hard skill.

Dalam dunia kerja, hard skill tentu sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjan dengan baik guys! Jadi, untuk kalian yang saat ini sedang menjalani masa sekolah, jangan sia-siakan masa sekolah kalian untuk mempelajari banyak hal diluar jam sekolah ya! Asah terus kemampuan dan bakat kalian.

Soft Skill

Berbeda dengan hard skill, jika soft skill lebih mudah untuk dinilai oleh seseorang, maka soft skill lebih sukar untuk dapat dinilai orang lain.

Beberapa contoh dari soft skill adalah memiliki jiwa kepemimpinan, patuh etika dan tata krama, memiliki kemampuan cara berfikir yang kritis, berkomunikasi dengan baik dan masih banyak lagi lainnya guys!

Pada intinya, soft skill yang dimiliki oleh seseorang merupakan refleksi dari pendewasaan seseorang seiring bertambahnya usia.

Seimbangkan Hard Skill dan Soft Skill-mu!

Keduanya sama-sama penting, hard skill dan soft skill harus dimiliki seseorang agar mampu menyelesaikan permasalah pekerjaan hingga masalah hidup pribadi.

Namun begitu, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Jika hard skill dapat dipelajari dengan berlatih dan mencoba maka soft skill dapat dimiliki seseorang melalui nilai yang dianut dirinya serta pengalaman dan proses pendewasaan diri.

Jika kamu sedang mencari pekerjaan, tentu kedua hal tersebut, baik hard skill maupun soft skill harus diasah terus-menerus. Kedua hal tersebut seperti proses yang tiada pernah berhenti.

Jika saat ini dirimu sedang berada di bangku sekolah, penting untuk dirimu menemukan dan mengasah terus hard skill dan soft skill-mu untuk investasi masa depanmu!

Hard skill dan soft skill apapun yang kamu miliki akan mempengaruhi dirimu dalam bekerja dan bertahan hidup. Oleh karena itu, penting sekali untuk mengasahnya secara terus-menerus.

Kenapa Hard Skill dan Soft Skill Harus Ditulis di CV?

Curriculum Vitae adalah representasi dari darimu. CV yang baik adalah CV yang dapat menggambarkan kemampuan dirimu dalam bentuk tertulis, sehingga rekruiter dapat melihat potensi yang kamu miliki. Apakah kemampuan yang kamu miliki sesuai dengan posisi yang dibutuhkan oleh rekruiter atau tidak.

Jadi, jangan segan untuk menulis hard skill dan soft skill yang kamu miliki dalam CV ya guys!

Sebisa mungkin kalian harus mengetahui hard skill dan soft skill yang kalian miliki ya guys! Agar kalian tahu dan mengerti hal-hal apa saja dari diri kalian yang perlu ditingkatkan menjadi lebih baik kedepannya.

Jadi, apa aja nih hard skill dan soft skill-mu yang sedang kamu asah sekarang? Tulis di kolom komentar dong..