Mendidik Anak Agar Mandiri

Anak usia Playgroup dan Taman Kanak-kanak adalah anak-anak yang memiliki tingkat ketergantungan yang masih tinggi kepada orang dewasa,lebih-lebih kepada orang tua. Namun,justru di usia merekalah harus segera dibangun potensi kemandirian. Maka sebagai orang tua dan guru, beberapa hal berikut boleh dipelajari.

1. Membuat anak mandiri dengan mengajak berpikir
Anak usia dini memang belum sempurna akalnya, akan tetapi di usia mereka kemampuan untuk berpikir harus dirangsang. Ajak anak untuk berpikir kenapa mereka harus mandiri, misalnya, mengajak anak melepas celana dalamnya sendiri ketika ia mau ke kamar mandi, orang tua atau guru mendampingi tapi biarkan anak yang melakukan sendiri, sampaikan bahwa kalau sudah sekolah harus bisa lepas celana sendiri, karena kalau bisa lepas celana sendiri berarti ia menjadi anak yang hebat. Berikan pujian setelah ia berhasil melaksanakannya. 

2. Ajak berpikir melalui cerita
Salah satu cara untuk mengajak anak berkembang potensi berpikirnya adalah melalui cerita, orang tua atau guru bisa bercerita menggunakan media buku cerita, boneka dan media lainnya. Sampaikan dalam kisah tersebut tentang anak yang hebat, yaitu anak yang mandiri, mandiri itu seperti apa? Ketika dia ke kamar mandi sendiri, bisa memakai baju sendiri,dan bisa makan sendiri. Maka tanyakan pada anak-anak, sudahkah anak-anak sehebat itu? Anak pun akan termotivasi untuk melakukan kemandirian sebagaimana didalam cerita.

3. Bentuk pola hidup anak
Setelah mengajak anak berpikir, bentuk pola kehidupan anak, dengan membiasakan ke kamar mandi sendiri, makan dengan tangannya sendiri, berpakaian sendiri dsb. Dengan begitu, anak akan terlatih untuk mencoba banyak hal sendiri.

4. Sabar
Yang seringkali orang tua tidak tahan adalah bersabar. Mungkin dalam prosesnya anak sering melakukan kesalahan dan bergerak lamban, tapi bukan berarti anak tidak mampu, dan janganlah orang tua atau guru terburu-buru untuk mengambil alih tugas anak. Misal, karena anak lama dalam berpakaian maka kita langsung memakaikan pakaian mereka, itu bentuk ketidaksabaran. Biarkan anak melakukan kesalahan dan mungkin berlama dalam prosesnya karena dari situlah dia akan memahami mana yang harus diperbaiki, sabar dan bantulah mereka, bukan mengambil alih potensi kemandiriannya.

Demikian sedikit tips dari berprestasi untuk menjadikan anak usia dini cepat dalam meraih kemandiriannya. Terima kasih, semoga bermanfaat. 

Untuk mendapatkan bentuk pendidikan yang baik, carilah guru yang tepat untuk anak. Temukan guru yang paling tepat untuk putra-putri Anda melalui laman berprestasi.com atau melalui aplikasi berprestasi, download segera di playstore dan temukan guru yang tepat.