Mengenal 5 Prodi Teknik Baru UNAIR dan Daya Tampung di SBMPTN 2020

Menjadi “anak fakultas teknik” merupakan impian sebagian calon mahasiswa dari jurusan IPA. Bila kamu adalah salah satunya, sejumlah jurusan atau program studi (prodi) teknik yang baru saja dibuka oleh Universitas Airlangga (UNAIR) di tahun 2020 ini bisa jadi pertimbangan.

Berdasarkan laman resmi Fakultas Sains & Teknologi (FST) UNAIR, di tahun ini ada 5 (lima) prodi baru yang bisa dipilih calon mahasiswa UNAIR, yaitu Teknik Industri, Teknik Elektro, Rekayasa Nanoteknologi, Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan, serta Teknik Sains Data.

Meskipun kelima program studi baru ini akan bernaung di bawah FST, UNAIR memiliki peran esensial dalam keberadaan prodi-prodi teknik ini, mulai dari merancang kurikulum hingga menyeleksi dosen-dosen Fakultas Teknik.

Berdasarkan UniRank, Universitas Airlangga (UNAIR) yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur, merupakan salah satu universitas yang masuk dalam 20 besar universitas negeri terbaik di Indonesia.

UniRank sendiri merupakan lembaga direktori pendidikan internasional yang belum lama merilis pemeringkatan universitas dunia terhadap lebih dari 13.600 universitas di 200 negara.

Berikut penjelasan tentang kelima prodi teknik baru UNAIR yang bisa kamu pilih di seleksi bersama perguruan tinggi negeri (SBMPTN) 2020, melansir laman resmi FST UNAIR.

1. Teknik Rekayasa Nanoteknologi

Bisa ditebak dari namanya, Rekayasa Nanoteknologi mempelajari materi berukuran nano atau sangat kecil. Materi ini kemudian dimanipulasi agar tercipta benda baru dengan karakteristik sesuai keinginan.

Salah satu contoh produk nanoteknologi adalah pakaian berserat khusus yang membuat pemakainya tetap hangat pada musim dingin. Visiting fellow FST UNAIR Dr. Che Azurahanim dari Universiti Putra Malaysia turut berkontribusi dalam menyusun kurikulum program studi ini.

Daya tampung: 30

2. Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan

Program studi ini membahas serba-serbi robot dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence.

Di jurusan ini, mahasiswa bisa mempelajari konsep hingga membuat robot seperti Sophia dan AI seperti Siri, Alexa, atau Cortana.

Daya tampung: 30

3. Teknik Sains Data

Saat ini, data diklaim sebagai mata uang paling berharga di dunia. Maka, mempelajari teknik sains data atau data science akan sangat menguntungkan di masa depan.

Bidang ilmu ini adalah bidang multidisipliner yang memanfaatkan metode ilmiah, algoritma, dan sistem untuk mendapatkan pengetahuan mendalam dari data, baik yang terstruktur maupun tidak terstruktur.

Visiting fellow FST UNAIR Assoc. Prof. Ts. Dr. Norhaslinda Kamaruddin sebagai pakar big data Universiti Teknologi MARA Malaysia juga berkontribusi dalam penyusunan kurikulum program studi ini.

Daya tampung: 30

4. Teknik Industri

Teknik industri merupakan bidang teknik yang mempelajari ilmu-ilmu yang diperlukan dalam proses industri, sehingga bidang ilmu yang dipelajari terbilang cukup luas. Mencakup optimalisasi proses dan sistem industri, termasuk level efisiensi dan produktivitasnya.

Selain itu, bila menjadi mahasiswa teknik industri, kamu akan mempelajari peranan organisasi dan manusia dalam industri. Tak heran jika lulusan Teknik Industri memiliki kemampuan manajerial yang cukup baik.

Daya tampung: 30

5. Teknik Elektro

Bidang teknik ini akan mempelajari listrik, termasuk elektronika dan elektromagnet, serta aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.

Ilmu kelistrikan yang akan dipelajari mulai dari konsep, proses perancangan, pengembangan, dan pembuatan alat-alat listrik dan elektronik dibahas di teknik elektro.

Daya tampung: 30

Sumber: Kompas