Pentingnya Penerapan Screen Time Handphone pada Anak-anak

Saat ini, bukan lagi pemandangan yang langka melihat anak-anak asyik bermain dengan gadget-nya di berbagai tempat umum seperti mal, restoran, dan sebagainya. Tumbuh di lingkungan modern dengan konsumsi teknologi yang tinggi, anak-anak rentan terpapar berbagai perangkat elektronik secara berlebihan. Belum lagi jika anak diberikan fasilitas perangkat elektronik yang tidak terbatas di rumah, seperti televisi dan komputer.

Perangkat elektronik sebenarnya digunakan untuk mendukung pekerjaan, pendidikan, komunikasi maupun rekreasi. Namun, melihat realita saat ini, banyak orang termasuk anak-anak menggunakan perangkat elektronik secara berlebihan. Padahal, banyak ahli setuju bahwa penggunaan gadget secara berlebihan, dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik maupun mental, khususnya pada anak-anak.

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), penggunaan perangkat elektronik secara berlebihan akan menggusur aktivitas fisik, kemampuan eksplorasi, dan interaksi sosial tatap muka di dunia nyata, yang penting untuk pembelajaran. Selain itu, terlalu lama menatap layar juga dapat mengganggu jumlah dan kualitas tidur.

Sama seperti kegiatan lainnya, penggunaan perangkat elektronik harus memiliki batasan yang masuk akal. Oleh karena itu, penetapan screen time perlu diterapkan pada anak-anak.

Baca Juga: Bagaimana Cara Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

Dilansir dari Sydney Children Hospital, screen time adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan jumlah waktu yang diperbolehkan untuk melihat ‘layar’, termasuk televisi, komputer, smartphone, tablet, dan konsol game.

Screen time difungsikan untuk mengontrol waktu anak-anak agar tidak berlebihan menggunakan perangkat elektronik. Untuk anak-anak, para ahli merekomendasikan tidak lebih dari dua jam paparan perangkat elektronik dalam sehari, sementara anak berusia di bawah dua tahun tidak dianjurkan menggunakan gadget kecuali untuk video call.

Tentu saja, mengajak anak-anak untuk disiplin menggunakan screen time tidak akan mudah. Partisipasi yang baik dari seluruh anggota keluarga untuk menerapkan aturan ini sangatlah diperlukan.

“Keluarga harus secara proaktif memikirkan penggunaan perangkat elektronik anak-anak mereka dan berbicara dengan anak-anak tentang hal itu, karena terlalu banyak menggunakan dapat berarti bahwa anak-anak tidak punya cukup waktu di siang hari untuk bermain, belajar, berbicara, atau tidur ”kata Jenny Radesky, MD. penulis utama kebijakan Media and Young Minds, seperti yang dikutip dari AAP.

Mengutip dari Mayo Clinic, ada beberapa tips yang bisa digunakan untuk menerapkan screen time pada anak-anak, yakni:

  • Mengajak anak menghabiskan lebih banyak waktu bermain secara offline
  • Membuat zona bebas teknologi pada waktu dan tempat tertentu. Contohnya tidak ada gadget di meja makan sewaktu makan atau satu hari bebas gawai dalam satu minggu
  • Menggunakan aplikasi yang dapat mengontrol lama waktu anak menggunakan perangkat
  • Membuat peraturan wajib mengisi daya seluruh gadget diluar kamar anak saat malam hari
  • Tidak meletakan perangkat elektronik di dekat kamar anak-anak
  • Membatasi waktu penggunaan gadget untuk diri sendiri
  • Menghilangkan program-program televisi yang tidak layak ditonton anak-anak

Sumber: Tirto.id

Kontributor: Yonada Nancy

Penulis: Yonada Nancy

Editor: Ibnu Azis